BAHAGIA

Hari ini aku Bahagiaaaaa…….

entah apa yang terjadi padaku sekarang

mudah mudahan ini bentuk nyata

dari hal hal kecil

untuk hal hal besar

kita tidak akan pernah tahu mukjizat apa yang tuhan berikan kepada kita,

mencoba berbagi untuk suatu arti.

terimakasih semesta, telah dan masih memberikan rasa ini, dan ternyata perasaan untuk bahagianya masih berfungsi.

regards.

 

uniknya, disini sistem barter antar pedagang masih berlaku sampai sekrang (2012)

LOK BAINTAN ( Floating Market )

Yang menjadi salah satu keunikan nusantara di bagian selatan kalimantan ini, kita pasti sudah pernah mendengar atau bahkan pernah pergi mengunjunginya, yap.. pasar terapung ato lebih ngedunianya floating market, jadi inget  pasar terapung yang ada di Damnoen Saduak – Ratchaburi province – thailand. tapi untuk disini saya abadikan beberapa moment ketika menyusuri sungai martapura, yaitu  pasar terapung lok baintan, banjarmasin kalimantan selatan.

sunrise sepanjang sungai martapura, mantabh

dan ini bukan fiktif , udara pagi yang seger, tidak seperti banjarmasin ketika siang hari.. :D

This slideshow requires JavaScript.

untuk berjualan, mereka ternyata harus mengikuti arus dari atas hulu dermaga lok baintan sampai pkl. 07.00 pagi

dengan menggunakan perahu kecil melintasi rumah rumah penduduk, yang penduduknya mempunyai sebutan ‘anak sungai’, bercampur dengan aktivitas pagi di rumah penduduk setempat yang ada di pinggir sungai.

uniknya, disini sistem barter antar pedagang masih berlaku sampai sekarang (2012)

menunggu mood lagi untuk posting beberapa moment di borneo island, karena sebagian sudah di posting oleh kawan saya lutfi di www.kotakpermen.com

juga di time of my life

terimakasih, ableh, siti, bayu, (kalsel) juga para penggoda liburan lutfi (jogja) sama atik (Bekasi).

semoga semesta mempertemukan kita lagi. ameen :)

Sebetulna acara dari siang, karena sesuatu hal datangnya abis maghrib ;)

have a change

sedikit cerita, sambil menunggu kereta tiba di stasiun hall bandung, karena  biasanya yang saya pegang dalam perjalanan jauh adalah buku, dengan asumsi saya ga mau diganggu orang orang yang saya temui diperjalanan, hehehe..

Dalam proses merubah statement anti sosial sejak 2007 lalu, tempo hari saya mengikuti acara ulang tahun IM books yang ke satu, bertempat di gedung indonesia menggugat jalan perintis kemerdekaan bandung, yang setahu saya gedung tersebut tempat kita melakukan diskusi diskusi persoalan radio komunitas, budaya dan seni.

Jadi keliru dikasih selamat kurang umur , Lebih tepatnya ngasih semangat.. Semangat kurang taun! :D

Jujur tempo hari itu saya memberanikan diri untuk membuka diri menampakan wujud asli ke hadapan banyak orang sendiri, lumayan rada rada gerogi juga sih awalnya. karena gak terbayang ada yang saya kenal, kalau biasa suka barengan sama kang iman abda kalo ikutan acara acara seperti itu. disana ada beberapa yang saya kenal wajahnya karena sempat bentrok di  tempat lain dalam diskusi, bedah buku, atau pagelaran seni budaya dibandung. sampai saya melihat dan tegur sapa juga sama teh echi dan kang yudha yang sudah kenal sebleumnya meskipun kenal selintas :D , bisa sedikit mengurangi ketegangan dan menambah penguasaan terhadap suasana saat itu.

Pin, sticker, t-shirt dan buku buku asiik…

Im books sampai detik ini saya nggak tau juga apa singkatannya, siapa siapa saja pengelolanya, asal usulnya karena buat saya itu nggak terlalu penting dibandingkan dengan keriangan, keramahan, obrolan yang friendly yang saya dapat dari pengelola IM books, sebut saja sinta ridwan salah satunya dari senyumnya dn cara bicarana sudah bisa dibaca kalau beliau ini sosok yang periang dan sepertinya mampu mencairkan suasana. terus ada temen temen komunitas taman kota juga yang sempet ntinggung soal nopi yang dulu salah satu taman tempat saya nongkrong bersama anak anak PGII, sayangnya sekarang nopi udah jadi bagian tatanan kota berubah bentuk jadi ujung jembatan layang pasopati arah menuju gasibu.

Serius mendengarkan beberapa pertanyaan audens..

Disela sela acaranya ada beberapa suguhan menarik diantaranya diskusi mengenai menulis dan membuat buku (bersama sundea, kang ojel, moekti moekti) ada 1 pertanyaan yang menurut saya ini soal proses bukan hasil, jadi saya simpulkan dalam berkarya ntah itu menulis, bermusik, dll  jangan melulu melihat dari hasilnya tapi dari proses pembuatannya, avaiable kan? hehehe..

selain itu ada beberapa pentas seni, baca puisi juga ada  beberapa yang dipamerkan seperti buku, merchandise, t-shirt, dan kalau saya perhatikan di IM books ini banyak macam dan jenis buku yang bisa temen temen baca dan beli mulai dari novel, buku filsafat , seni dan budaya dll. rekom dah kalo mau nyari buku, selain itu juga di buka beberapa kelas ada kelas aksara kuno, suling, kecapi. nanti ditambah kelas foto juga ya kang, teteh  hehehe…

yang terngiang pas bawain lagu ciromed,, hehe.. Thumbs!

horeee…| kenapa hore? | iya kan diriku dapet oleh oleh hehe, ceritanya waktu di ujung acara ada bagi bagi buku gratis dengan cara menjawab pertanyaan yang di ajukan oleh MC, pertanyaannya simple, “apa perbedaan kereta api dengan manusia? saya jawab“kalau kereta api ngepulnya dikepala, kalau manusia ngepulnya dimulut (sambil ngerokok)” haha.. baru tersadar di jalan pulang kalo ternyata mulut itu ada dikepala juga letaknya. jadi nggak ada perbedaan dunk kalo gitu #wew

oleh oleh dari IM books, bukan saya yang minta di potret ya, hehe.. #pdhal ngarep juga sebetulna haha..

berikutbeberapa foto candid yang ngisi acara di pentas dan pameran :

with karinding attack

Mia – Mapah layung

kang untuk dalam puisinya…

moekti mukti denga petikan gitarnya..

Sebetulna acara dari siang, karena sesuatu hal datangnya abis maghrib ;)

Komunitas taman kota , t-shirtna ngingetin sama alm. Abah (kakek)

tuh kan ga berasa, keretapun sudah tiba,,saatnya melanjutkan perjalanan menuju banjar, mudah mudahan lancar dan kalau ketemu orang atau teman mau saya sombongin ah,, hahaha #joke

sampai nanti sampai kita berjumpa litan lagi :)

seorang anak harus nge goes sepedanya belasan kilo dengan menyebrangi beberapa jembatan melawan angin laut yang kencang untuk ikut belajar, dan eskul lainnya, yang seharusnya menggunakan perahu, etdah why? "solarnya udah langka dan susah didapet, hargana juga mahal.. #nahloh disini kan banyak..kemana??

Absoltum Centrum of INA

salam,,selamat hari senin, silahkan lanjutkan bahagianya sesuai selera masing masing.. :)

sudah dua hari ini saya mingkem di kamar yang penuh tempelan di dinding, ya seenggaknya itu sebuah kenangan. dengan tidak ada maksud mengintimidasi memprovokasi pihak manapun, saya hanya ingin berbagi buat penjelajah dunia Luna, maupun dunia nyata. Saya yakin di antara temen temen juga sering menemukan moment atau cerita cerita di sekitarnya, dan ini  sebagian contoh kecil yang saya dapat ketika jurnal untuk mencari SDM kreatif dan potensi daerah kreatif di suatu tempat dan masih di kawasan timur indonesia, yang menurut pandangan saya mendapatkan diskriminasi bangsa khususnya untuk infrastruktur, kesejahteraan padahal kalau dilihat dari sumber daya manusia dan sumber daya alamnya sangatlah berpotensi dan subur, tetapi pemerintah seolah enggan atau kurang memperhatikan akan pemerataan pembangunan ke beberapa wilayah di “indonesia tercinta “ini kalau menurut lagu kebangsaannya. saya juga sengaja tidak membuat perbandingan dengan keadaan sebaliknya yang ruah, mewah, silahkan sambil kita sama sama mengingat, meresapi dan merenungi sendiri sendiri. gaya gaya sentralisasi masih sangat kental saya rasakan ketika melihat beberapa aktivitas dan keadaan warga disana yang saya abadikan lewat pocket camera. dalam foto ini juga sebagian ada yang saya blur untuk mencegah tatapan batiniyah yang nantinya untuk sebagian mengarah ke kawasan pesantren daaruttaubah di  kebonjati bandung tengah itu, hehehe..

sempat BT juga sama ni kapal, karena ngeganggu aksi saya dalam “bungie jumping” dari atas jembatan..

batu bara ini kemana coba? sampai sampai pulaunya sendiri sering mati lampu, sungguh aneh

Bagaimana menciptakan kehidupan yang sehat kalau saja tidak difasilitasi oleh fasilitas yang standar IDI..

ya mandi, ya BAB, ya cuci baju, ya renang di situ juga :(

Mandi batang ini seharusnya di coba sama menteri kesehatan dan lingkungan hidup, just imagine.. saya aja seorang gembel nyobain mandi, malamnya gatal gatal..ga bisa tidur..

mandi batang sebelum dan sesudah beraktifitas, sesekali sampah dan barang bekas melintas depan tempat kita mandi.. :(

Perjalanan ribuan kilopun di awali dengan satu goesan..

seorang anak harus nge goes sepedanya belasan kilo dengan menyebrangi beberapa jembatan melawan angin laut yang kencang untuk ikut belajar, dan eskul lainnya, yang seharusnya menggunakan perahu, etdah why? “solarnya udah langka dan susah didapet, hargana juga mahal.. #nahloh disini kan banyak..kemana??

sila ke-5 panca sila berdalil “keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia”, untuk sekarang artinya apaan sih? #gayaSinetronAntagonis

mengeruk mencari intan, harusnya petinggi negara sadar bahawa mereka juga akan ada dimasa tua, dan seharusnya bapak tua ini nggak ngebakar badannya disini.. :’(

Menurut saya hal yang wajar kalau ada ungkapan dari warga setempat seperti ini “saya rela dicaplok oleh negara tetangga asalkan rakyat saya sejahtera”, kebijakan kebijakan yang seabreg dan dengan mudah menjadi suatu aturan yang berlaku memang sudah membuat kita jenuh. salah satunya karena pengaplikasiannya terhadap rakyat dan masyarakat luas “NOL” maaf kalo nol mungkin terlalu ekstrim, saya ganti deh jadi “kurang” hehehe, pada akhirnya masyarakat memilih jalannya sendiri sendiri, dengan asumsi tidak merugikan orang lain, kalo gw sih asik asik aja selama dia kagak nyenggol gw.. (lirik sebuah lagu).  jadi teringat dulu ketika mau melamar kerja di instansi negara harus mengeluarkan dana sampai puluhan juta, kalo sekarang terakhir dengar minimal harus ada 100 juta, untuk suatu statment “ABS” Asal Bapak Senang. tapi saya TIDAK SENANG PAK!

Masih ada beberapa moment yang saya potret candid, tetapi nggak saya publish karena bagaimanapun terkadang kita terhalang oleh dogma agama dan adat, dan anggapan seperti itu oleh sebagian penguasa dijadikan alat untuk memperkarsai budaya kapitalisme, hedonisme, dan absolut centrum,, ironi memang tapi inilah kenyataan bahwa kita ada di negeri antah barantah..

Gunting jeans dan kaos cabe berlabel komunitas taman kota

Perjalanan ribuan kilo pun dimulai dengan satu langkah, tak ada kata terlambat untuk melakukan sesuatu yang baik, selama  ada kesempatan dan bisa untuk di lakukan kenapa nggak kita lakukan..common temukan dirimu yg hilang sejak 13 tahun yang lalu !

ada 2 hal yang di temuin di dua hari ini, keisengan yang garing dan ke arifan nan bijak, tidak perlu disebutkan mereka itu apa, nanti terkesan rumpi deh yey hahaha, disini kan masih ranah publik dan bisa jadi salah persepsi. kalo masih penasaran bisa sms,tlp,bbm, YM,mention, ato bicara langsung dengan voice recorder dan kamera ya hahaha  #apadeh. yakin setiap apa apa yang kita terima dan dapatkan pasti semua mengandung arti dan ilmu juga pelajaran, dan kita akan menerima balasannya, namun terkadang kita tidak menyadari apa yang sedang kita alami dan jalani dan tidak tahu kemana dan dari mana harus memulai. ketika suggest akan sedih dan bahagia, sulit dan  mudah di ucapkan oleh hati kecil maka hasilnya akan seperti yang kit ungkapkan pertama kali didalam benak keciiil tersebut.

bersemangat dalam melakukan hal hal dan kebaikan kebaikan kecil karena itu bisa menjadi hal besar yang lebih yahuuuud, sengaja tidak menggunakan kata baik karena dengan yahuuuuud terkesan lebih ekspresif dan ada nilai estetis (teori sukasuka).

malam ini kembali sendiri, saat ini kembali berdialog dengan hati dan jiwa dengan seabreg pertanyaan pada diri sendiri, where am I? who am I? dan kawan kawan. PLAK! ini tidak boleh berlarut !

are you there? take me out THERE…

we are not robot

yupz.. kita bukan robot apalagi kalo robotna gedek,,,ihhh jangan sampai itu terbesit dan tertanam di diri kita yang lemah ini, kutipan “Kita Bukan Robot’ ini di ambil dari seorang wirausahawan muda dan seorang aktivis juga pendamping korban penyalahgunaan NARKOTIKA dan ODHA, her name is Kuntea, begitu beliau akrab disapa penggemarnya.. hehe ” halooo kunteeea…..” dng gaya sambil miring kepala.

ya ya.. sesekali kita memang harus mengecek kondisi badan kita yang semakin lama semakin melemah, sampai pada saat diriku yang mengharuskan untk mengecek stelah 6 tahun terakhir dinyatakan pulih sehat wal afiat amien, betapa terkejut dan syok (gaya sinetron skrg0 ” hah? kok bisa dok? padahal kan masih bisa jalan jalan dan enak membakar uang(rokok) yg lebih berbahaya dari pada ganja ” I mind” . ini berawal dari rasa empatiku terhadap rumah tinggal yang sudah lama ga di singgahi, karena sekarang aja sang ibu sakit pingin tinggal disana..

3 hari itu bersama rekan om jinggo da yusuf total benahin dan beresin hal hal yang rada berantakan dan berat berat, tiba tiba keesokan harinya perut kiri bawah saya sakit bahkan untuk tertawa, bersin, batuk bahkan jalan pun sakit.. aku pikir ini sakit biasa karena keseleo otot perut, dan ternyata memang benar seperti kata specialis penyakit dalam om sandrik,, “ini ototna aja karena habis angkat yang berat berat, tapi karena penasaran akhirna beliau melakukan USG, hasilna apa coba? malah ginjal yang kanan ku rusak ada 3 bolongan besar dan 2 kecil kemudian ginjal kiri ada butiran butiran sperti kristal.. ” astagfirullah saya kaget  dan syok meliat rekaman di LCD dan hasil print out nya, soalna selama ini seperti sehat dan tidak ada gangguan dalam badan di keseharian, hmmm… saya hanya sempet stress, pasrah, kalau pun terjadi yang berkelanjutan semua saya serahin kepada sang pencipta, tapi dokter bilang mau coba di obatin mudah mudahan masih bisa di benahin bolongannya,, ” tak henti hentinya saya berdo’a untuk saya, ibu saya yang juga sedang sakit, dengan vonisan tim medis sudah tidak sanggup lagi mengobatinya.

Bersyukur masih ada beberapa temen deket yang mempunyai kepekaan dalam kemampuan merasakannya, mereka memberikan support se support supportnya seperti yang sering saya lakukan kepada teman ataupun orang yang membutuhkan support lahir maupun bathin.

info@ untuk sekarang saya OFF minum kopi (ganti dengan air utih yang banyak), merokok drastis dikurangin, istirahat di cukupin, pekerjaanpun yang enteng enteng..malah memperbanyak ketawa sampai muncul pemikiran “TETAPLAH Untuk terus KASMARAN, Say No To GALAU.

today, hasil laboratorium tes urine dan darah akan keluar hasilnya, mudah mudahan bagian perut yang kanan dan kiri tsb. masih berfungsi.
keep Pray, saya yakin tuhan sayang sama saya dengan memberikan ujian ini,,

Coin Pay Phone

Kangen bernostalgia dengan gadget yg satu ini, klasik tp funfsinya asyik.. yah teringat disaat nelpon untuk request lagu ke radio,, sedang asyik asyiknya kirim salam, tiba2 terdengar bunyi titt titt brak telpon pun terjatuh eh terputus, koinnya abis. untuk menambah koin yang banyak waktu itu menukar koin cepe atau seratus-500 ke tempat dingdong. seratus rupiah sekarang beda sangat artinya, kalo delu sangat berarti buat jaga jaga kalu saja ada apa apa dijalan buat nelpon, terkadang suka jengkel juga kalau ada di antrian telpon oin yang sedang kojom eh mojok,, bad daah ah, sampai keluar kata kata “kalo mau mojok di rumah aja a, sambil disamarkan dengan batuk buatan. sampai pada perkembangannya telepon koin ini dengan berbagai bentuk dan cara pengorasiannya salah satunya ada yang pijit angka dulu pas ketika nyambung masukin 2 koin seratus rupiah, ini biasa ada di kios atau warung warung tetangga, ada juga yang masukin koin dulu baru pijit angka tujuan seperti pendahulunya buatan BUMN :p, tralak koin masuk pertanda telepon sudah nyambung, tak jarang juga fasilitas ini rusak dan mengharuskan kita untuk gebrak gebrakin pesawatna, kalo beruntung suka keluar banyak koin yang nempel didalem, ambil ga yaa ambill ga yaa bisik hati perang antara jin dan malaikat hihihi, tapi ada lho teman yang ahli dalam telepon koin destroy, dia cukup menggunakan kawat sudah bisa telepon tanpa memerlukan koin… hihihi, (jadi gadengan kalo mau telponan) :p

Dari situ berkembang dan muncul yang namanya telepon kartu, ini masih terbilang exslusive pada zamannya di karenakan belum semua tempat disediakan fasilitas seperti ini, bolehdi bilang kelas atas la ya,, para esmud yang banayk menggunakannya, meskipun pada saat itu saya juga sempat koleksi macam macam kartu telepon selain buat gaya gayaan buat isi dompet juga biar tampak tebel hahaha…

Macam macam tema dalam kartu telepon tersebut, mulai dari seni, budaya olahraga ideologi dll. berkisar mulai dari 5000 yang paling banyak di koleksi.

sekarang mana coba? anyone can see them?? atau punya cerita lain??

Minggu Biru Langitnya

Mulai dah males dan anti sosial hinggap lagi di badan,, begitu banyak rekaman di memory kepala yang ingin di tuangin.. nyicil flashback ahh..

Kemaren berkesempatan cerita didepan temen2 JRK mengenai pengembangan informasi Rakom berbasis internet, disitu di ulas bagaimana bisa update news, siaran streaming mobile, dan tentunya bisa mendengarkan secara mobile lewat handphone, sepertinya untuk ini butuh aplikasi tertentu yang bisa diinstal di setiap OS handphone-nya, seperti OS Symbian, blackberry, iphone, android dsb.*PEER-SAYA *.

Banyak yang menjadi inspirasi ketika memaparkan sdikit materin dan teknisnya.. terima kasih buat putra putri yang telah dipertemukan oleh semesta, oia kemaren itu nama gelarannya silaturahmi JRK JABAR dan Kampanye HIV, yang rentan sekali penyebaran virusnya terjadi dikalangan remaja, mengingat masa remaja itu kalo orang bilang masa Pancaroba, dan labil kalo iggy bilang. yups.. ketika di masa ingin menemukan jati diri dan kesejatian diri, mereka tidak segan segan mempraktekan apa apa yang di serap dari informasi informasi media online maupun media massa offline. kadang saya berpikir kalau Undang Undang yang menerapkan kebebasan untuk informasi ini kalau di terapin di indonesia belum siap deh wagranya.*kemudianhening* artinya butuh pengawasan dan pengwalan ketat seperti wakil rakyat yang lewat dijalan brisik pula denga sirine nya.

Harapan dengan sosialisai kemarin temen2 bisa lebih mengoptimalkan lagi sosialisasi ke lingkungakan terrdekat maupun masyarakat luas melalui radionya masing masing mengenai virus yang sampai saat ini belum ada obatnya, *menganut sedia payung sebelum hujan* dan itu bisa banget! untuk memulai dari diri kita dan lingkungan terdekat kita, uppst.. tapi jangan sampai salah dalam penyampaian dan cara mengkomunikasikannya, ini nanti bisa jadi mereka tambah tutup mata untuk menerima informasi yang diberikan.

Percaya deh setiap orang didunia ini mempunyai minimal satu sisi yang touchy dan bisa kita sentuh sehingga kita bisa masuk kedalam jiwanya, yag pada akhirnya dengan mudah kita akan menularkan informasi yang benar untuk mereka ikutin minimal didengar dan diingat. *baca buku psikologi laki laki da perempuan*

Kegiatan di hadiri oleh 35 radio komunitas se-jabar dan perwakilan dari daerah lain (atjeh) juga Humas KPA daerah jawa barat, mereka sangat antusias karena mungkin sudah lama gak ketemu sama temen2 radio lainnya, dan saya sendiri baru ngeuh kalo RAKASBUMI (lokasi kegiatan) itu singkatan dari Radio Komunitas Seni dan Budaya Islami Woww !!  ketika baru dateng saja iringan petikan suara kecapi dan serulingnya bikin kita merinding.. kalo bahasa Wa imatnya (sesepuh disana) “saha deui nu rek nga mumule seni sunda teh, ari lain urang urang keneh mah,, matakan jang kade tong poho kana purwadaksi, sok teruskeun perjuangan dina ngalestarikeun budaya sunda jeung daerah, laina ulah ber- BOY BAND ria atawa ROCK boy, kade we mihape tanah urang ge boga seni budaya” (“siapa lagi dong yang mau melestarikan seni sunda, kalo bukan kita orang, makanya Jang (panggilan orang tua ke anak2) awas jang lupa sama tanah kelahiran dan asal usul, teruskanlah perjuangan dalam melestarikan seni budaya sunda sama daerah lokal. bukannya nggak boleh ber BOY BAND ria atau jadi ROCKER, titp ya tanah kelahiran kita juga mempunya seni dan budaya) itulah kira2 artinya.

Mendengar ucapan tersebut jadi inget sama mendiang ayahanda yang sudah 3 tahun meninggalkan dunia ini, beliau (alm) suka bilang “titip mata jeung ceuli, mun mata ulah satingali tingalieuna mun ceuli ulah sadenge dengena” (titip mata dan telinga, kalo mata jangan asal liat dan telinga jangan asal nguping, saya berkesimpulan kita diberika tuhan 2 mata dan dua telinga untuk menlihat dan mendengar dua kali sebelum kita melakukan atau mengucapkan sesuatu.

jam 7 malem sudah itulah ending dari kegiatan kemarin(minggu,25 maret 2012) , kembali putra semesta dengan boxer nyaman dan kaos putihnya memasrahkan diri di atas ranjang untuk istirahat. terimakasih untuk segala sesuatu di hari minggu yang menyenangkan, Zz’s…

Sekarang senin..!! mulai BERGER lagi.. \:m/

Diem Diem Aj D

Diem memang menakjubkan,haks.. seringi di bikin bingung ketika harus berkomunikasi dengan mereka yang lebih memilih menyampaikan pesannya dengan diam. Saking hebatnya–sepengetahuan ane–belum ada penjelasan dari ilmu komunikasi yang cukup mengagumkan tentang fenomena ini. Memang ada teori “Spiral Kesunyian” yang mencoba menjelaskan sikap diam sebagai sebuah tindakan menunggu suara mayoritas yang sependapat dengannya, namun penjelasannya pun sangat tak memuaskan.

Diem punya banyak arti. Tak mengerti, pura2 tak mengerti, menolak, manut-manut saja kaya semut makan gula, jijay mungkin dsb. Yang jelas, diem membuka peluang yang lebar terjadinya kesalahpahaman, karena diam tak punya arti yang pasti. Itulah yang membuat diam menjadi indah.

baca ni disalah satu situs..

Yang paling menarik, sikap diem ini diprektekan oleh agama atau kepercayaan yang beranggapan diamnya (meditasi) merupakan sumber pencerahan (pengetahuan). Ketika bahasa dan kata-kata sudah kehabisan energi untuk menjelaskan segala sesuatu, diam mengambil tempat istimewa. Terlontarlah kalimat indah dari Budhisme Zen: “bahasa seperti roda. Jari-jarinya memusat namun meninggalkan ruang kosong di sekitarnya”. Meskipun kata-kata merujuk pada sesuatu, tapi penggunaannya tetaplah tak bisa mendeskripsikan sesuatu secara utuh dan sempurna.

Ketika mulai lelah dan kehabisan kata-kata, saya mengarahkan diri menuju ruang diam. Menutup mata, atau sekedar memandang lapangan bola berdebu di depan kosan. Menyaksikan ramainya dunia dan seluk-beluk persoalannya. Mencari apa yang terlewat dalam umur saya yang cuma selintas. Dari diam kita tahu kita harus bertindak apah..

jang sampe aza jadi mikir sendiri…. *_*

:* >:D<

send her my warmest regards…as she wont take any masssages from me anymore… i love her, still and always will be…………..kalo ada apa2…kuping, mulut, tangan, hati dan pikiran aku masih selalu terbuka luas buat dia…kapanpun!!!!…
What a nice word….and i know that from the bottom of someone’s deepest heart….
Someone that I respect and some…